
Di tepi Pantai Sokcho · 3 menit jalan kaki dari Terminal Bus Ekspres Sokcho · Parkir luas gratis
Kesegaran Laut Sokcho, Disajikan dalam Guci Tanah Liat
Mulhoe adalah sup ikan mentah dingin yang manis, asam, dan sedikit pedas — hidangan musim panas kesayangan pesisir timur Korea. Kami menyajikannya dalam guci tanah liat tebal (“hangari”) yang menjaga dinginnya sampai suapan terakhir, lengkap dengan mi dan nasi untuk dicampur ke dalam kuahnya.

Mulhoe Campur dalam Guci Hangari
항아리모듬물회
19,000 KRW
Mangkuk paling disukai: aneka ikan dan hasil laut mentah dalam kuah dingin — manis, asam, dan sedikit pedas.

Mulhoe Teripang & Abalon
해삼전복모듬물회
26,000 KRW
Versi premium dengan teripang liar dan abalon — pernah tayang di TV Korea (KBS).

Hoedeopbap Campur (nasi ikan mentah)
회덮밥(모듬)
19,000 KRW
Pertama kali mencoba ikan mentah? Mulailah dari sini — nasi yang akrab dengan sashimi segar dan sayuran.

Ojingeo Sundae — cumi isi
오징어순대
17,000 KRW
Khas Sokcho: cumi berisi adonan gurih, dikukus lalu digoreng. Tidak pedas.
Pernah tayang di TV Korea

생방송투데이 2360회
2019.07.02
생방송오늘저녁 1050회
2019.04.17
생방송투데이 2149회
2018.07.25
2TV저녁 생생정보 119회
2015.08.03
Rumah mulhoe dengan pemandangan
Sokcho Eye dilihat dari gedung kami — dan laut dari dek Sky Stairs di atap.



Titik foto lantai teratas
Dek pandang Sky Stairs
Pantai Sokcho dan Sokcho Eye dalam satu bingkai. Gratis untuk tamu yang makan — jangan lewatkan fotonya.
Aula lantai tiga
Rombongan · pertemuan · acara
Aula luas untuk jamuan dan acara. Mohon telepon lebih dulu untuk rombongan.
Kebanggaan orang lokal
Segar dari sahabat nelayan
Kalau kami tidak punya suatu hasil laut, restoran mulhoe lain di Sokcho pun tidak punya. Baca ceritanya →
Cerita mulhoe & Sokcho
Dari cara menyantap mulhoe sampai rencana perjalanan Sokcho — ditulis oleh kami.
Tips kunjungan
Kenapa kami tidak pernah membuka cabang kedua — hanya ada yang satu ini
Alasan kami tidak mewaralabakan dan tidak punya cabang: kuah yang butuh waktu lama untuk jadi, hasil laut yang datang dari kawan-kawan nelayan, dan cara memastikan Anda tidak salah tempat — kaligrafi pada papan nama dan stempel merah.
Wisata Sokcho
Kampung Abai dan Gaetbae — kampung yang dibangun para pengungsi, dan perahu yang ditarik dengan tangan
Bagaimana Kampung Abai di Cheongho-dong, Sokcho terbentuk: para pengungsi Hamgyong yang turun ke selatan pada musim dingin 1951 dan tak pernah pulang, perahu gaetbae yang menyeberangi alur air 50 meter dengan tarif dan jam operasinya, serta asal-usul sebenarnya abai sundae dan sundae cumi.
Wisata Sokcho
Pasar Wisata & Perikanan Sokcho — antrean ayam gorengnya, arti tulisan «harga hari ini», dan cara membeli ikan mentah
Cara menikmati pasar utama Sokcho: kapan antrean dakgangjeong paling pendek, kenapa cumi tidak dipasangi harga, sistem beli-di-bawah-makan-di-atas yang bikin semua orang bingung, dan cara menghindari perang tempat parkir.
Kunjungi Kami
Kunjungi Kami
Haeoreum-ro 188beon-gil No. 11, Sokcho, Gangwon-do, Korea Selatan (Lantai 1–3)
Tepat di sebelah parkir umum Pantai Sokcho, dekat bianglala Sokcho Eye. Begitu keluar dari pintu kami, Anda sudah berada di pantai — pas untuk jalan-jalan setelah makan.
Parkir
Tempat parkir pribadi yang sangat luas dan gratis. Bila penuh, gunakan parkir umum Pantai Sokcho tepat di sebelah. Tidak membawa mobil? Kami hanya 3 menit jalan kaki dari Terminal Bus Ekspres Sokcho.
Jam Buka
Sen–Jum & Min · 09:00 – 20:50Pesanan terakhir: 20:00
Sabtu · 09:00 – 21:20Pesanan terakhir: 20:30
☎ 033-635-4488Tanya Jawab
Apakah saya harus bisa bahasa Korea untuk memesan?
Tidak perlu. Kios pemesanan di meja mendukung beberapa bahasa, dan halaman menu di situs ini mencantumkan nama Korea setiap hidangan sehingga Anda cukup menunjuknya.
Apakah mulhoe sangat pedas?
Cukup pedas — bukan hidangan yang ringan. Tapi tidak sampai membuat lidah perih: rasa manis-asam datang lebih dulu, pedasnya menyusul pelan; kebanyakan tamu bisa menikmatinya. Bila Anda sama sekali menghindari pedas, cobalah bubur abalon, nasi telur bulu babi, atau cumi isi — semuanya tidak pedas.
Apakah ada menu untuk anak-anak?
Ada — bubur abalon anak dengan rasa lembut (8.000 KRW), ditambah hidangan tidak pedas seperti cumi isi dan bibimbap daging kepiting. Kursi bayi dan meja besar tersedia.
Apakah ada babi atau alkohol dalam masakannya?
Hampir semua hidangan kami berbahan dasar hasil laut. Namun kami bukan restoran bersertifikat halal, dan kami juga menjual minuman beralkohol. Bila Anda menghindari bahan tertentu, mohon beri tahu staf sebelum memesan — kami akan membantu memilihkan menu yang sesuai.
